Cara Membuat Logo Dengan Canva: Panduan Langkah demi Langkah

Diposting pada

Bagaimana cara membuat logo dengan canva? Jika Anda tidak memiliki pengalaman desain grafis, Canva memudahkan untuk membuat logo Anda sendiri. Berikut cara untuk memulainya

Saat Anda memulai bisnis baru, entah itu perusahaan dengan banyak orang atau hanya satu, Anda tentu memerlukan logo. Logo membantu pelanggan membedakan Anda dari pesaing dan menampilkan perusahaan Anda sebagai perusahaan yang serius dan profesional.

Ada dua cara untuk mendapatkan logo yang bagus. Salah satunya adalah dengan merekrut seorang desainer grafis yang akan menyediakan semua kebutuhan Anda. Namun, jika Anda tidak memiliki uang atau waktu, Anda dapat dengan mudah membuat logo yang bagus secara gratis dengan menggunakan Canva.

Pengantar Singkat Canva

Jika Anda seorang pemula dalam menggunakan Canva, Anda tidak perlu khawatir. Hal terbaik dari Canva ini adalah antarmuka yang ramah pengguna yang ditujukan untuk non-desainer. Tidak seperti Photoshop, di mana Anda harus membuat semuanya dari awal dan perlu mengetahui teknik desain grafis tingkat lanjut.

Canva menawarkan ribuan template yang dapat Anda modifikasi sesuai kebutuhan, dengan antarmuka drag-and-drop yang sederhana. Anda dapat mendaftar secara gratis, dan menggunakan sebagian besar fitur tanpa biaya tambahan. Ini termasuk perpustakaan gambar dan elemen bebas royalti, yang akan membantu Anda membuat desain logo yang sempurna.

Pastikan Anda Memahami Kebutuhan Anda

Sebelum Anda terburu-buru membuka dokumen baru di Canva, sebaiknya jeda dan pikirkan jenis logo yang ingin Anda buat. Apa yang ingin Anda wakili? Warna apa yang Anda pikirkan dan gaya apa? Apakah ada logo lain yang menjadi inspirasi Anda?

Meluangkan waktu sebentar untuk membayangkan produk akhir Anda dan memahami apa yang ingin Anda capai akan menghemat waktu Anda di kemudian hari. Setelah Anda selesai melakukannya, buka Canva Logo Maker, dan ikuti langkah-langkah berikut.

1. Pilih Template yang Tepat untuk Anda

Setelah Anda mengklik Logo Maker, perangkat lunak akan membuka dokumen baru dengan dimensi 500 x 500px. Di sisi kiri layar, Anda dapat menelusuri berbagai template, yang diatur menurut kategori industri.

Jika Anda berkecimpung dalam industri makanan, misalnya, Anda dapat mengeklik Lihat semua di sebelah Logo Makanan/Minuman, dan melihat semua desain Canva. Ketika Anda mengklik salah satunya, maka akan muncul di kanvas kosong Anda untuk tampilan yang lebih besar. Anda juga dapat menggunakan bilah pencarian di bagian atas untuk mencari sesuatu yang lebih spesifik.

2. Ubah Warna untuk Merek Anda

Kunci identitas merek yang sukses adalah memastikan warna Anda konsisten di semua materi pemasaran. Artinya, Anda menggunakan satu atau dua warna yang sama (maksimal tiga), pada logo, situs web, kartu nama, media sosial, dll.

Jadi, setelah Anda menentukan template, Anda perlu mengubah warna untuk mencerminkan merek Anda. Ini termasuk warna ikon juga. Cukup klik objek yang berbeda dan kemudian klik warna di bagian atas layar. Ini akan meluncurkan pemilih warna.

Anda dapat memilih dari warna Canva, atau mengetikkan kode warna yang tepat saat mengeklik ikon plus. Kemudian, pilih Ubah semua untuk menerapkannya di seluruh logo.

Meskipun Canva memiliki beragam template dengan warna latar belakang, Anda harus selalu mengubahnya menjadi putih. Tujuan akhir Anda adalah untuk dapat menggunakan logo pada latar belakang yang berbeda.

Jika Anda tidak memiliki versi Pro (yang memungkinkan Anda menyimpan PNG transparan), simpan produk akhir dengan latar belakang putih dan gunakan salah satu cara ini untuk membuat latar belakang transparan.

3. Pilih Font dan Ubah Teks

Selanjutnya, klik dua kali teks di logo dan ubah ke nama merek dan tagline Anda (jika logo berisi itu). Ubah font dengan menu tarik-turun di bagian atas layar.

Seperti halnya warna, Anda harus membatasi font tidak lebih dari dua untuk menghindari kekacauan. Font juga harus serupa dengan apa yang Anda gunakan pada bahan bermerek lainnya. Anda dapat memilih satu font untuk nama perusahaan agar terlihat unik, dan kemudian menggunakan font yang lebih standar untuk tagline.

Ingin tau banyak hal tentang Canva? Kamu bisa belajar di Kelas Canva

4. Mainkan Dengan Ikon dan Teks

Jika Anda tidak benar-benar memiliki pengalaman desain grafis, sebaiknya jangan terlalu banyak mengotak-atik logo. Hal ini akan membuat hasil akhir terlihat kurang profesional.

Karena itu, Anda dapat bermain dengan berbagai elemen agar lebih sesuai dengan visi Anda. Anda dapat memisahkan logo dengan tombol Ungroup di toolbar atas. Ini memungkinkan Anda memindahkan elemen individual, membuatnya lebih besar atau lebih kecil, dan mengubah opacity.

Anda juga dapat memilih ikon yang berbeda dari menu Elemen di sebelah kiri, lalu tekan Grafik untuk mencari ikon tertentu yang cocok dengan merek Anda. Saat Anda mengklik salah satunya, Anda akan melihat rekomendasi Magic di bawahnya. Ini adalah ikon dengan gaya yang sama.

5. Buat Berbagai Versi dan Ukuran

Setelah Anda menentukan warna, font, elemen, dan cara pengurutannya, saatnya untuk membuat berbagai versi. Dengan cara ini, Anda dapat menggunakan logo dalam situasi yang berbeda.

Pertama, buat salinan logo beberapa kali di dokumen dengan tombol Duplikat di atas kanvas. Kemudian, sesuaikan setiap halaman secara berbeda.

Satu logo harus hitam putih (ikonnya bisa abu-abu). Yang lain bisa menunjukkan hanya ikonnya, sementara yang lain bisa saja hanya persegi yang lengkap. Anda juga dapat mencoba menggunakan warna terbalik.

Ini juga praktik yang baik untuk memiliki ukuran yang berbeda, terutama jika Anda akan menggunakan ini untuk mencetak di beberapa titik.

Versi Pro memiliki Magic Resize, yang membuat tugas ini mudah. Tetapi Anda juga dapat membuat beberapa ukuran dengan versi gratis. Cukup buka dokumen baru dengan dimensi berbeda di jendela baru. Salin elemen dari jendela asli, tempelkan ke dokumen baru, dan atur elemennya.

Bermain-main dan Jadilah Kreatif Dengan Logo Anda

Jika Anda mengikuti langkah-langkah ini, Anda akan dapat membuat logo baru dalam waktu singkat. Langkah selanjutnya adalah mengunduhnya, unzip, membuatnya transparan, dan menggunakannya di mana pun Anda membutuhkannya.

Ingat bahwa file disimpan ke cloud di akun Canva Anda. Jadi, jika Anda tidak puas dengan hasilnya, Anda selalu dapat kembali dan membuat perubahan apa pun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *